SMS/Telp   085363359962

Home » Wisata Kuliner » Pical Sikai, Pical Minang spesial Jantung Pisang

Pical Sikai, Pical Minang spesial Jantung Pisang

pical sikai besar

Cita rasa wisata kuliner di Bukittinggi memang bermacam ragamnya. Contohnya saja Sate Mak Syukur & Martabak Kaka. Tetapi ke dua menu tersebut syarat akan kolesterol sehingga jika terlalu sering dikonsumsi jadinya tidak sehat. Ada satu jenis kuliner yang syarat akan kesehatan. Selain rendah lemak, kuliner ini juga kaya serat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Dan yang pasti, rasaynya pun sangat lezat. Pical Sikai, itu lah namanya.

Pical Sikai, Pical Minang spesial Jantung Pisang

Pecal bercita rasa khas Minang, asin dan pedas ini, terletak tidak jauh dari kawasan Benteng Fort de Kock. Warung Pical Sikai ini sudah berusia kurang lebih 60 tahun. Terletak di gang Almanzari, persis didepan Masjid Al-Ikhwan, jalan Panorama. no 19 C. Meski sedikit tersembunyi, tetapi cukup mudah mencarinya. Karena didepan gang, terdapat papan petunjuk dengan ukuran agak besar dan dilengkapi panah penunjuk arah. Dijamin tidak akan salah arah.

Warung Pical Sikai sangat bersahaja. Kedai dengan pintu tunggal yang diapit oleh jendela besar beratapkan seng. Dinding yang berwarna terang, membuat siapapun yang melihatnya akan tergoda. Dibagian dalam warung, dihiasi dengan warna bernuansa kuning. Terdapat sebuah meja panjang hampir mendominasi ruangan. Di meja inilah Pical Sikai diracik. Tampah besar berisikan sayur dan panci batik berisikan bumbu pecal. Saat panci itu dibuka, aroma kacang menyeruak ke seluruh ruangan.

Perbedaan Pical Sikai, sebagai makanan segar khas ala Minang, dengan pecal Jawa terletak pada adanya irisan rebung dan jantung pisangnya. Rebung yang dipakai adalah rebung muda sedangkan jantung pisangnya harus pisang batu. Kecuali kol yang dibiarkan tetap mentah dan segar, selebihnya semua sayuran direbus. Semua sayuran tersebut diracik dengan potongan ketupat yang disiram dengan bumbu kacang khas Pical Sikai. Bedanya bumbu kacang Pical Sikai dengan pecel Jawa adalah bumbunya lebih encer dan tidak terlalu manis. Bumbunya merupakan campuran kacang tanah yang ditumbuk sampai halus dan ditambahkan cabai serta gula merah. Kemudian pecal ditaburi kerupuk merah serta tidak ketinggalan keripik singkong atau yang biasa disebut Karupuak Sanjai.

Jika sesekali berlibur ke Kota Wisata Jam Gadang ini, jangan lupa sempatkan mencicipi Pical Sikai. Banyak orang terkenal telah berkunjung untuk mencicipinya, mulai dari mantan menteri Azwar Anas sampai penyair ternama Taufik Ismail. Waktu yang paling pas untuk menikmati Pical Sikai ini adalah pagi hari. Waktu dimana kita pulang jogging dari Janjang Koto Gadang.

The following two tabs change content below.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *