SMS/Telp   085363359962

Home » RanahMinang » Apa jadinya jika Orang India menyanyikan Lagu Minang ?

Apa jadinya jika Orang India menyanyikan Lagu Minang ?

Apa jadinya jika Orang India menyanyikan Lagu Minang ?

Minangkabau sangat terkenal dengan adat istiadat dan budayanya. Budaya Minang syarat akan nilai seni yang kental. Hal itu sangat terlihat dari seni musiknya. Musik Minang memiliki aliran Melayu. Pada umumnya musik minang menggunakan alat musik seperti talempong, saluang, rabab, rebana, dan gendang. Musik Minang juga disertakan dalam acara adat, seperti musik pengiring diberbagai tarian. Lalu apa jadinya jika orang India menyanyikan lagu Minang ?

Sebelum membahas hal itu, mari kita sejenak me-review.  Musik Minang melahirkan penyanyi terbaik. Prestasinya masih dikenal sampai saat ini. Terdengar dari syairnya yang melegenda karena syarat penuh makna. Salah satu contoh penyanyi Minang yang dari dulu sampai saat ini masih tetap exist adalah Elly Kasim. Beliau adalah wanita kelahiran Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam tahun 1944. Sedikitnya tercatat beliau telah me-release 100 album. Kumpulan lagu minang nya tidak hanya dikenal didalam negeri saja, tetapi juga sampai ke luar negeri. Sebuah karir Musik Minang yang luar biasa. Salah satu lagu beliau yang paling nge-hits adalah “Ayam den lapeh

Apa jadinya jika Orang India menyanyikan Lagu Minang ?

Lain halnya dengan Elly Kasim, artis yang satu ini namanya tidak dikenal dalam belantika musik Minang. Tapi kehadirannya memberikan kebanggaan tersendiri khususnya kepada orang Minang. Karena artis yang satu ini adalah orang India. Dialah Abdul Rahman, orang India yang cinta akan budaya Minangkabau. Ia mulai jatuh cinta dengan budaya Minang pada saat event Tour de Singkarak, sebuah event balap sepeda tingkat Internasional yang didakan oleh Provinsi Sumatera Barat.

Kesukaannya dengan lagu Minang diawali ketika ia menyantap nasi kapau di Los Lambuang Bukittinggi. Pada saat itu ia mendengar lagu Minang yang didendangkan oleh seorang pengamen jalanan. Semenjak saat itu lah dia jatuh cinta dengan lagu Minang. Abdul Rahman, sang pembalap Tour de Singkarak ini pun mulai mempelajari lagu-lagu dan bahasa Minang. Bukan hanya dia saja yang tertarik dengan lagu Minang, adik perempuannya, Marwa, juga jatuh cinta senandung Minang.

Kecintaan Abdul Rahman dan adiknya terhadap lagu Minang terbukti dari video yang diunggahnya ke situs sosial media berbasis video, YouTube. Dalam hitungan detik, videonya pun tersebar luas. Di video tersebut, terlihat mereka sangat menghayati dalam menyanyikan lagu yang berjudul Mudiak Arau ciptaan Ajis Sutan Sati, yang juga dipopulerkan oleh Elly Kasim. Lagu Mudiak Arau mengkisahkan tentang cinta mati seorang gadis kepada seorang pemuda. Apapun yang terjadi, cintanya tetap setia. Walau sang pujaan hatinya itu telah berkeluarga. Sutan Mudo adalah sang pengeran pujaan hati sang gadis. Begitulah kekuatan cinta sang gadih minang kepada sutan mudo yang diceritakan oleh lagu Mudiak Arau ini. Biar tidak tambah penasaran, inilah lirik lagu  Mudiak Arau :

Anak urang Sabu Andaleh, yo mamak oi,
Singgah karumah si Sutan Mudo, si Sutan Mudo,
Singgah karumah si Sutan Mudo, si Sutan Mudo,
Bia abih oi bialah tandeh, yo tuan oi,
Hati den kanai kabaa juo, kabaa juo,
Hati den kanai kabaa juo, kabaa juo,
Indak dapek musim manyiang, yo mamak oi,
Musim manuai den nanti juo, den nanti juo,
Musim manuai den nanti juo, den nanti juo,
Indak dapek oi tarago bujang, yo tuan oi,
Baranak ampek den nanti juo, den nanti juo,
Baranak ampek den nanti juo, den nanti juo
Ondeh mandeh sansai badan,
Ondeh mandeh sansai badan,

Nah, berikut ini adalah video Abdul Rahman dan Marwa menyanyikan lagu Mudiak Arau :

Jadi, sudah tidak penasaran lagi kan apa jadinya jika orang India menyanyikan lagu Minang ?

Apa jadinya jika Orang India menyanyikan Lagu Minang ?

The following two tabs change content below.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *