SMS/Telp   085363359962

Home » Wisata Kuliner » 6 Minuman Khas Daerah Sumatera Barat Pelepas Dahaga dan Penambah Tenaga

6 Minuman Khas Daerah Sumatera Barat Pelepas Dahaga dan Penambah Tenaga

Minuman khas Daerah Sumatera Barat

Bicara tentang Sumatera Barat, memang tidak ada habisnya. Mulai dari tempat wisata sampai kuliner, semua ada. Diantara ragam kulinernya yang didominasi dengan lauk pauk, terdapat juga seperti kue tradisional yang pas untuk dijadikan oleh-oleh. Selain itu, ada juga minuman khas daerah Sumatera Barat yang dapat memberikan semangat dan melepas dahaga. Penasaran ? Ini lah 6 Minuman Khas Daerah Sumatera Barat Pelepas Dahaga dan Penambah Tenaga tersebut :

6 Minuman Khas Daerah Sumatera Barat Pelepas Dahaga dan Penambah Tenaga

Teh Talua

Teh Talua

Teh Talua atau Teh Telur. Minuman ini cuma ada di Sumatera Barat. The One and Only bahasa kerennya. Minuman yang terdiri dari kombinasi Teh yang dicampur dengan Telor ini, merupakan minuman favorit khususnya untuk kaum Adam. Karena setelah minum Teh Talua, badan yang tadinya letih lesu selepas bekerja dari rutinitas, akan kembali segar dan bersemangat. Minuman ini dapat dengan mudah ditemui di kedai, warung kopi maupun rumah makan yang ada disetiap daerah Sumatera Barat. Cara membuatnya pun cukup mudah, sediakan bahan pembuat teh yang terdiri dari serbuk teh dan gula serta telur dan jeruk nipis. Telur yang biasa digunakan adalah telur ayam kampung atau telur itik. Telur dikocok dengan gula sampai terlihat mengembang, lalu disedu dengan air teh panas. Tambahkan perasan jeruk nipis untuk menambah aroma segar dan Teh Talua siap dihidangkan. Bagaimana ? Mudahkan !

Aia Kawa

Aia Kawa

Aia Kawa atau Kawa Daun merupakan minuman yang terbuat dari daun kopi yang diseduh dengan air panas, layaknya sebuah teh. Sejarah Kawa Daun dimulai pada zaman Belanda. Tepatnya disaat kegiatan tanam paksa. Pada saat itu, penduduk Sumatera Barat dilarang menikmati biji kopi untuk konsumsi pribadi. Meskipun mereka dipaksa menanamnya untuk kepentingan perdagangan Belanda. Untuk memenuhi keinginan minum kopi, maka dijadikanlah dedaunan kopi sebagai pengganti biji kopi yang masih dipercaya mengandung zat cafein. Diawali dari pemilihan daun kopi lalu dikeringkan dengan cara disangrai selama kurang lebih 12 jam. Daun kopi yang telah disangrai kemudian diseduh layaknya teh. Pada saat akan diminum, daun dicampur dengan air dingin lalu disiram dengan air panas. Bagi yang ingin manis, bisa ditambahkan gula. Kawa Daun akan semakin terasa nikmat diminum jika ditemani dengan gorengan atau panganan kecil lainnya. Saat penyajian, Kada Daun tidak menggunakan gelas, melainkan tempurung kelapa yang dibelah dua yang diberi tatakan terbuat dari bambu lah menjadi wadahnya.

Aia Aka

Aia Aka

Minuman yang satu ini berbahan dasar daun Cincau Hijau atau dalam bahasa latinnya disebut Cylea Barbata Myers. Aia Aka atau Aia Kacang alias Air Kacang memiliki bentuk layaknya cendol dan bertekstur kenyal layaknya agar-agar. Disebut seperti cendol, karena saat menikmati Aia Aka, penjual sering kali mencampurnya dengan air santan, sehingga tampilannya menyerupai Cendol. Cara meraciknya mulai dari daun Cincau sampai bisa dinikmati pun diolah secara tradisional yaitu dengan cara diperas dan air nya disaring. Beda dengan cincau kebanyakan yang berwarna hitam, Aia Aka ini berwarna Hijau. Selain dinikmati dengan santan, Aia Aka juga bisa diminum dengan Air Jeruk Nipis yang sangat berkhasiat meredakan panas dalam. Terlebih jika cuaca panas, pasti sangat menyegarkan.

Jus Pinang Muda

Jus Pinang Muda

Sama halnya dengan Teh Talua, Jus Pinang Muda banyak digemari oleh kaum Adam. Berkhasiat bagi kesehatan dan menambah stamina adalah alasannya. Beberapa penjual Jus Pinang Muda mengkreasikan jus ini dengan menambahkan telor serta susu plus madu. Untuk menambah rasa hangat, kadang mereka menambah potongan jahe kedalam jus. Jus Pinang Muda dibuat dengan cara membleder semua bahan, mulai dari bahan baku utama yaitu isi dari buah pinang yang dikorek, gula merah dan potongan jahe. Sementara itu, telor itik yang diambil kuningnya saja, dikocok dan diberi perasan jeruk nipis agar tidak amis. Tidak lupa tambahan susu kental manis coklat untuk menambah aroma. Terakhir, disiram dengan jus pinang yang telah diblender tadi. Jadilah Jus Pinang Muda dengan tampilan warna krem dan berbuih.

Es Tebak

Es Tebak

Es Tebak, tidak ada hubungannya dengan teka-teki atau tebak-tebakkan. Es Tebak adalah minuman pelepas dahaga yang biasa disajikan sebagai hidangan penutup. Isinya terdiri dari cincau hitam, tape ketan hitam, kolang-kaling serta tebak. Tebak adalah adonan yang terbuat dari tepung beras ketan dan tepung sagu yang dimasak dengan air garam dan kampur sirih. Lalu adonan tersebut dicetak menyerupai cendol. Biasanya Es Tebak dihidangkan dengan sirup merah, susu krem kental dan tidak lupa es serut yang membuatnya terasa segar.

Es Durian

Es Durian

Es Durian merupakan es yang terdiri dari campuran cincau hitam, kelapa muda dan bubur pacar serta es yang diserut. Tak lupa pula, kucuran susu kental manis coklat diatasnya. Dan yang pasti adalah durian sebagai bahan utamanya. Es Durian yang paling terkenal di Padang adalah Es Durian Ganti Nan Lamo, yang telah berdiri sejak tahun 1960. Disini kita bisa menjumpai varisi olahan durian, mulai dari Es Durian tok saja, sampai Es Krim Durian. Terletak di Jl. HOS Cokroaminoto, yang merupakan komplek pecinan di Kota Padang. Es Durian sangat nikmat disantap disaat suhu udara Kota Padang sedang panas.

Nah, itu lah semua minuman khas daerah Sumatera Barat yang akan membuat anda tidak hanya hilang dahaga, tetapi kembali bugar dan bersemangat. Seperti biasa, jika ada tambahan, silahkan sampaikan di komentar ya :)

6 Minuman Khas Daerah Sumatera Barat Pelepas Dahaga dan Penambah Tenaga

The following two tabs change content below.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *